Berau – Media sosial TikTok dan Instagram tengah ramai membicarakan kasus pembunuhan mengerikan yang terjadi di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Julius (34), tersangka pelaku pembunuhan istri dan dua anaknya, membuat publik tercengang dengan pernyataannya yang tak biasa saat diamankan polisi.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat Julius duduk di dalam mobil aparat kepolisian usai ditangkap. Saat petugas menanyakan motif perbuatannya, Julius justru menyebut kata “One Piece” sebagai alasannya. Pernyataan ini menimbulkan tanda tanya besar, karena tidak jelas maksud dari “One Piece” yang dimaksud—apakah merujuk pada manga dan anime populer asal Jepang, atau memiliki makna lain bagi pelaku.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami keterangan tersebut. Sementara itu, rekaman yang diunggah dan dibagikan ulang oleh banyak akun di TikTok dan Instagram membuat publik heboh. Netizen ramai-ramai berkomentar, sebagian mengaitkan ucapan Julius dengan fanatisme terhadap serial manga, sementara yang lain menduga istilah itu adalah kode atau sindiran tertentu.
Kejadian tragis ini sendiri berlangsung cepat. Julius diduga menghabisi nyawa istrinya dan kedua anaknya di rumah mereka, sebelum akhirnya diamankan aparat. Motif pasti dan kondisi psikologis pelaku masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan domestik yang memicu perhatian publik, terlebih dengan unsur pernyataan yang unik dan mengundang spekulasi luas. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi spekulatif sebelum ada hasil resmi dari penyelidikan. (ek)








