NUSANTARA — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bergerak maju. Pemerintah menargetkan Istana Wakil Presiden dan Masjid Negara selesai pada Desember 2025, sementara Bandara Internasional Nusantara sudah beroperasi sejak akhir 2024.
Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan penyelesaian Istana Wakil Presiden akhir tahun ini. Bangunan seluas 32.061 m² berdiri di atas lahan 148.417 m². Proyek senilai Rp 1,457 triliun ini dikerjakan PT Adhi Karya bersama Penta Architecture.
Masjid Negara IKN juga menunjukkan progres. Pembangunan sudah mencapai 60% dari target. Masjid ini menempati lahan 32.125 m² dengan luas bangunan 61.596 m². Fasilitasnya meliputi plaza, area komersial, ruang VIP, dan kolam retensi 123.502 m².
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan pembangunan IKN tetap berlanjut. Ia menepis isu penghentian proyek dan menekankan IKN sebagai simbol pemerataan pembangunan nasional.
Bandara Baru Perkuat Akses
Sejak akhir 2024, Bandara Internasional Nusantara sudah melayani penerbangan. Terminal seluas 7.350 m² dan landasan pacu 3.500 meter memungkinkan pesawat besar seperti Boeing 777-300ER dan Airbus A380 mendarat. Proyek bandara ini menelan biaya Rp 4,3 triliun dan menjadi pintu masuk utama bagi pejabat, investor, dan wisatawan.
Awal tahun ini, Inpres No. 1/2025 sempat memangkas anggaran pembangunan. Namun sejak April, pemerintah membuka kembali blokir dana. Hingga Juni 2025, investasi yang masuk ke IKN mencapai Rp 135,1 triliun. Pemerintah juga mengalokasikan Rp 48,8 triliun khusus untuk tahun 2025. (ah)












