Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Bank Jatim Buka Cabang Balikpapan, Bidik Ekonomi Penyangga IKN

16
×

Bank Jatim Buka Cabang Balikpapan, Bidik Ekonomi Penyangga IKN

Sebarkan artikel ini

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendukung ekspansi Bank Jatim ke Kota Balikpapan untuk memperkuat hubungan dagang antardaerah sekaligus menangkap peluang ekonomi di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Cabang Bank Jatim dijadwalkan hadir di Balikpapan

Rencana pembukaan cabang tersebut disampaikan dalam pertemuan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dengan jajaran direksi Bank Jatim di Samarinda, Senin (5/10/2026). Kantor cabang baru itu dijadwalkan diresmikan pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Example 300x600

Rudy menilai Kalimantan Timur memiliki prospek investasi yang kuat karena ditopang sektor pertambangan dan pembangunan IKN. “Kaltim sangat terbuka untuk investasi. Kehadiran Bank Jatim kami harapkan mampu memperkuat interaksi dan volume perdagangan antara Kaltim dan Jatim,” ujarnya.

Transaksi misi dagang Kaltim-Jatim tembus Rp1 triliun

Menurut Rudy, hubungan dagang Kaltim dan Jawa Timur telah berjalan baik. Nilai transaksi yang tercatat melalui program misi dagang kedua provinsi sejak 2019 telah melampaui Rp1 triliun.

Ia juga mendorong Bank Jatim mempertimbangkan Samarinda sebagai lokasi ekspansi berikutnya. Selain menjadi ibu kota provinsi, Samarinda dinilai strategis untuk menjangkau nasabah individu dan wilayah sekitar seperti Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, serta Kutai Barat.

“Ke depan, Bank Jatim juga harus bersiap membuka cabang di jantung IKN,” kata Rudy.

Bank Jatim bidik literasi dan inklusi keuangan

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan ekspansi ke Kalimantan Timur merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan. Balikpapan dipilih setelah melalui kajian kelayakan bisnis dan memenuhi ketentuan perizinan Otoritas Jasa Keuangan.

“Kami memilih Balikpapan karena secara kalkulasi bisnis memiliki potensi yang sangat besar. Selain itu, kami juga mengakomodasi masukan dari komunitas warga Jawa Timur yang berdomisili di Kaltim,” ujar Winardi.

Langkah ini diharapkan membuka akses layanan perbankan yang lebih luas bagi pelaku usaha, masyarakat, dan jaringan perdagangan antara Kalimantan Timur dan Jawa Timur.

Sumber konteks: ANTARA Kaltim.