Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KaltimOlahragaSamarinda

Borneo FC Menang 2-0 atas Yangon United, Mauro Soroti Ketajaman

35
×

Borneo FC Menang 2-0 atas Yangon United, Mauro Soroti Ketajaman

Sebarkan artikel ini
Borneo FC menang atas Yangon United pada AFC Challenge League di Stadion Segiri, Samarinda

Borneo FC menang 2-0 atas Yangon United pada laga pembuka AFC Challenge League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026) malam. Kemenangan ini membawa Pesut Etam mengawali kiprahnya di kompetisi Asia dengan tiga poin, tetapi pelatih Mauro Jeronimo masih menyoroti ketajaman penyelesaian akhir.

Iago Mendonca membuka keunggulan Borneo FC pada menit ke-53, sebelum Moussa Diarra menggandakan skor pada menit ke-80. Dua gol tersebut lahir setelah tuan rumah kesulitan menembus pertahanan Yangon United yang bermain rapat.

Example 300x600

Borneo FC sabar membongkar pertahanan Yangon United

Mauro mengatakan lawan menempatkan banyak pemain di belakang bola sehingga ruang di area pertahanan sulit dibuka. Meski demikian, ia menilai Borneo FC mampu menjaga aliran bola dan menciptakan sejumlah peluang.

“Tidak mudah untuk membongkar pertahanan yang rapat seperti itu, tetapi menurut saya kami berhasil mengalirkan bola, memutar bola, serta menciptakan banyak umpan silang dan mengirim banyak bola ke dalam kotak penalti,” kata Mauro Jeronimo.

Menurut pelatih asal Portugal itu, Borneo FC memiliki sedikitnya empat sampai lima peluang bagus pada babak pertama. Namun, peluang tersebut belum berujung gol karena faktor teknis dan tekanan mental saat tampil di kandang.

“Saya rasa kami punya setidaknya empat atau lima peluang bagus untuk mencetak gol. Dalam sepak bola, aspek teknis untuk memasukkan bola ke dalam gawang terkadang dipengaruhi oleh faktor mental atau mungkin sedikit kecemasan,” tutur Mauro.

Gol pertama mengubah jalannya pertandingan

Gol Iago Mendonca delapan menit setelah turun minum memaksa Yangon United mengubah pendekatan bertahannya. Borneo FC kemudian mendapatkan ruang lebih besar untuk mengembangkan serangan hingga Moussa Diarra memastikan kemenangan pada menit ke-80.

Mauro menyebut kerja keras menjadi kunci setelah gol pertama tercipta. Ia menilai tidak ada solusi instan untuk mengatasi pertandingan dengan lawan yang bertahan sangat dalam.

“Tidak ada solusi ajaib, kuncinya hanyalah kerja keras, kerja keras, dan terus bekerja keras. Kami akan mencetak lebih banyak gol lagi,” ujarnya.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Borneo FC untuk melanjutkan perjalanan di AFC Challenge League. Evaluasi penyelesaian akhir akan menjadi pekerjaan berikutnya agar dominasi dan peluang yang tercipta dapat lebih konsisten berbuah gol.

Baca juga kabar olahraga terbaru di kanal Olahraga Lamdak dan informasi lain seputar Borneo FC.

Artikel ini disusun berdasarkan laporan resmi ILeague.