Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Olahraga

Garuda Kalah Dramatis di Jeddah: VAR, Penalti, dan Asa yang Tertunda

62
×

Garuda Kalah Dramatis di Jeddah: VAR, Penalti, dan Asa yang Tertunda

Sebarkan artikel ini
Foto: Istimewa

Jakarta – Langkah awal Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia berakhir pahit. Bermain di King Abdullah Sports City, Kamis (9/10/2025) dini hari, skuad Garuda takluk tipis 2-3 dari tuan rumah Arab Saudi dalam laga penuh drama dan tiga kali intervensi VAR.

Example 300x600

Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat penalti dingin Kevin Diks di menit ke-11. Namun, tuan rumah langsung membalas lewat Saleh Abu Alshamat (16’) dan berbalik unggul setelah Feras Albrikan mengeksekusi penalti di menit ke-36.

Di babak kedua, Albrikan menambah gol keduanya (62’) dan membawa Arab Saudi menjauh 3-1. Indonesia baru bisa memperkecil skor lewat penalti kedua Kevin Diks (88’), setelah Ole Romeny memaksa bek lawan melakukan handball. Harapan comeback pupus meski Mohamed Kanno diganjar kartu merah di injury time. Skor akhir 3-2 untuk Arab Saudi.

Pelatih Patrick Kluivert mengakui kekalahan ini menyakitkan. “Kami memulai laga dengan baik, tapi kebobolan lewat gol-gol yang bisa dihindari,” ujarnya.

Meski begitu, ia memuji performa Maarten Paes dan Ole Romeny yang tampil impresif. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan tim harus segera bangkit menghadapi laga krusial kontra Irak.

Kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi juru kunci Grup B tanpa poin. Partai kedua melawan Irak di Jeddah, Minggu (12/10/2025), akan menjadi laga hidup-mati.

Untuk menjaga peluang lolos otomatis, Indonesia wajib menang—idealnya dengan selisih dua gol—sambil berharap hasil menguntungkan di duel Arab Saudi vs Irak. Namun, target realistis kini adalah finis runner-up agar tetap melaju ke babak kelima (play-off antarkonfederasi).

Tantangan berat menanti. Dalam tiga pertemuan terakhir, Indonesia selalu kalah dari Irak (1-5, 1-3, dan 0-2). Meski begitu, legenda Irak Laith Hussein memperingatkan timnya agar tidak meremehkan “motivasi besar dan serangan balik cepat” Garuda. Kluivert berharap Calvin Verdonk bisa pulih dan memperkuat lini belakang. (ek)