Jakarta — Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menghadiri silaturahmi dan dialog bidang politik dan keamanan bersama Menko Polkam Djamari Chaniago di Kantor Kementerian Koordinator Polkam, Jakarta, pada 15 April 2026. Pertemuan itu dihadiri para gubernur se-Indonesia, dengan kehadiran Mendagri Tito Karnavian dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Dalam keterangan yang dipublikasikan Potret Pimpinan Pemprov Kaltim, Harum mengatakan dirinya hadir langsung memenuhi undangan Menko Polkam dan menerima arahan terkait tata kelola pemerintahan, sinergi pusat-daerah, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
“Alhamdulillah, kami bisa hadir memenuhi undangan Pak Menko Polkam dan menerima beberapa arahan langsung dari Pak Menko Djamari Chaniago,”
Menurut Harum, situasi yang kondusif akan membuat pembangunan berjalan lebih terarah dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menggarisbawahi bahwa stabilitas daerah bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah serta seluruh lapisan masyarakat.
“Pak Menko berpesan agar suasana kondusif di daerah bisa terus dijaga agar tahapan-tahapan pembangunan bisa berjalan sesuai rencana dan berdampak langsung pada kemakmuran rakyat,”
Pesan itu sejalan dengan nada yang pernah disampaikan Djamari Chaniago saat kunjungan ke Kaltim pada 3 Maret 2026. Dalam laporan RRI.co.id, ia menekankan pentingnya soliditas antarlembaga agar pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan penguatan ketahanan energi bisa berjalan mulus.
“Kita harus bekerja bersama. Rakyat sudah lama menunggu realisasi pembangunan. Saatnya kita bekerja nyata dan fokus pada kepentingan masyarakat,”
Dialog di Jakarta ini menjadi sinyal bahwa Kaltim masih berada dalam perhatian serius pemerintah pusat, terutama soal keamanan, investasi, dan kesinambungan pembangunan. Jika komunikasi pusat-daerah terjaga, ruang gerak pembangunan di Kaltim dinilai akan semakin kuat, terutama di tengah dorongan percepatan IKN dan pertumbuhan ekonomi daerah.













