Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Mes Pekerja IKN Terbakar Hebat: Ratusan Dievakuasi, Dugaan Awal Akibat Charger Ponsel

58
×

Mes Pekerja IKN Terbakar Hebat: Ratusan Dievakuasi, Dugaan Awal Akibat Charger Ponsel

Sebarkan artikel ini
Mes pekerja terbakar (Foto: Istimewa)

Penajam  – Kebakaran besar melanda salah satu gedung di kompleks Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) IKN Nusantara pada Rabu sore (1/10). Api dengan cepat menjalar di Tower 14 HPK 1, namun berkat gerak cepat tim pemadam, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Example 300x600

Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Kobaran api terlihat melahap lantai atas bangunan modular, dan sempat menimbulkan kepulan asap tebal yang membumbung tinggi.

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan bahwa seluruh pekerja yang terdampak telah dievakuasi dan aman. Sekitar 700 pekerja konstruksi yang menghuni tower tersebut langsung dipindahkan ke menara hunian lain di kompleks yang sama.

“Kami bersyukur, berdasarkan data hingga saat ini, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” ujar Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, saat dikonfirmasi, Kamis (2/10).

Troy menambahkan bahwa api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.00 WITA. “Seluruh pekerja sedang dalam proses dipindahkan ke tower hunian lainnya. Alhamdulillah, berkat kesigapan tim di lapangan, api bisa dikendalikan dengan cepat,” tegasnya.

Meskipun api sudah padam, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Troy mengonfirmasi bahwa saat ini tim gabungan sedang bekerja mengusut sumber api.

“Saat ini aparat sedang melakukan investigasi atas peristiwa kebakaran,” kata Troy.

Sementara menunggu hasil resmi, spekulasi yang beredar di kalangan pekerja dan sumber di lokasi mengaitkan api dengan korsleting listrik dari charger ponsel yang ditinggalkan dalam keadaan tercolok di salah satu kamar. Kejadian ini diperkirakan terjadi saat sebagian besar penghuni tower masih berada di lokasi proyek.

OIKN mengimbau seluruh pihak untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi standar operasional prosedur demi mencegah terulangnya insiden serupa. (ek)