Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kaltim

Milad ke-7 Akademi Istri Sholehah (AISHA): Menapak Hijrah, Menata Hati

551
×

Milad ke-7 Akademi Istri Sholehah (AISHA): Menapak Hijrah, Menata Hati

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Suasana haru dan syukur menyelimuti Ballroom Hotel Horison Bandara Balikpapan pada Sabtu pagi (28/07/2025). Sekitar 200 peserta wanita dari berbagai kalangan hadir dalam rangka memperingati Milad ke-7 Akademi Istri Sholehah (AISHA) — sebuah komunitas yang selama ini menjadi pelita ilmu dan wadah hijrah bagi para perempuan muslimah.

Dengan mengusung tema “Bersama Aisyah, Tiada Hari Tanpa Hijrah: Berubah, Berarah, dan Berbenah Tanpa Lelah”, peringatan milad tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen kontemplasi mendalam akan perjalanan spiritual dan perjuangan diri menjadi pribadi muslimah yang lebih baik.

Example 300x600

AISHA, singkatan dari Akademi Istri Sholehah, telah tumbuh selama tujuh tahun menjadi wadah pembelajaran dan pembinaan perempuan muslimah, khususnya para istri dan ibu rumah tangga, untuk terus meningkatkan pemahaman keislaman. Kegiatan mereka tak hanya berisi kajian-kajian rutin, tetapi juga bimbingan fiqih, pembahasan seputar peran istri dan ibu dalam keluarga, hingga dukungan moral antaranggota dalam proses hijrah masing-masing.

“Hijrah bukan hanya soal penampilan, tapi soal arah. Kita tidak hanya berubah, tapi juga berbenah—dan itu tak boleh lelah,” ujar Ustazah Nina M Mayar selaku Pembina Aisha Center. Kalimat ini disambut dengan anggukan dan senyum oleh para hadirin, seolah menjadi cerminan perjalanan batin mereka selama ini.

Peserta kajian meluapkan kegembiraannya

Balroom Jadi Ruang Penuh Spirit Hijrah

Ballroom hotel yang biasanya digunakan untuk acara bisnis dan perjamuan, pada hari itu berubah menjadi ruang yang penuh keberkahan. Para peserta yang datang mengenakan busana muslimah yang anggun dan syar’i, mengikuti acara dengan khidmat. Terdengar lantunan ayat suci Al-Qur’an dan untaian tausiyah yang menyejukkan hati. Selain Ustazah Nina, hadir pula Ustad Agus Khoirul Huda, Lc dimana juga seorang praktisi dakwah yang telah lama membersamai AISHA dalam perjalanannya.

Materi yang dibahas pun sangat relevan dengan kehidupan para wanita muslimah masa kini. Kajian fiqih wanita, adab dalam keluarga, manajemen hati, serta peran istri sholehah dalam rumah tangga dan masyarakat menjadi sajian utama. Tak hanya kajian, acara juga diselingi testimoni hijrah dari para anggota yang membagikan kisah inspiratif perjalanan mereka dari titik awal mencari cahaya hingga mantap dalam keistiqamahan.

Tujuh Tahun dan Semakin Mengakar

Menurut Ustad Agus, AISHA berdiri dari keresahan yang sederhana: keinginan para istri untuk bisa belajar agama dengan lebih intens namun tetap dalam suasana akrab dan suportif. Dari beberapa orang, kini AISHA berkembang dengan ratusan anggota, tidak hanya di Balikpapan, tapi juga menjangkau peserta dari daerah lain.

“Tujuh tahun bukan waktu yang sebentar. Tapi setiap tahun kami merasa makin kuat. Karena setiap hijrah itu saling menyemangati. AISHA bukan hanya akademi, tapi juga rumah,” tutur seorang peserta Eka Sukmawati.

Andi Nurul mendapatkan hadiah umroh dari Bin Taufik Travel selaku Owner Aisha, dimana didampingi Ustad Agus

Menjadi Perempuan yang Bertumbuh Bersama

Milad ini menjadi pengingat bahwa perjalanan hijrah tidak mengenal kata selesai, karena setiap hari adalah kesempatan untuk berubah lebih baik. Dalam atmosfer yang hangat dan penuh ukhuwah, AISHA kembali menguatkan komitmen bahwa komunitas ini bukan tempat untuk saling menghakimi, melainkan tempat untuk bertumbuh bersama dalam iman dan ilmu.

Di akhir acara, para peserta saling bersalaman, memeluk satu sama lain, mengabadikan momen, dan menyuarakan harapan: semoga AISHA terus menjadi cahaya bagi para muslimah yang ingin hijrah, bukan hanya lahiriah, tapi juga batiniah. Hijrah yang istiqomah, hijrah yang menyentuh akal dan jiwa. (ede)