Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Mimpi Garuda Pupus di Jeddah, Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

62
×

Mimpi Garuda Pupus di Jeddah, Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Istimewa

Jakarta – Timnas Indonesia resmi gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Irak pada laga pamungkas putaran keempat Kualifikasi Zona Asia di King Abdullah Sports City, Minggu (12/10/2025).

Example 300x600

Gol tunggal Zidane Iqbal di menit ke-76 memastikan langkah Garuda terhenti.

Hasil ini membuat Indonesia menutup perjalanan dengan dua kekalahan beruntun, sebelumnya takluk 2-3 dari Arab Saudi.

Perubahan formasi dan rotasi pemain yang diterapkan pelatih Patrick Kluivert dinilai tidak berjalan efektif.

Kluivert mengubah pakem tiga bek warisan Shin Tae-yong menjadi sistem empat bek (4-2-3-1).

Keputusan itu justru berbalik menjadi bumerang. Yakob Sayuri yang dimainkan sebagai bek kanan kesulitan menahan tekanan lawan, sementara jarak antarlini di tengah terlalu renggang.

Meski di laga melawan Irak Kluivert menurunkan Thom Haye, Calvin Verdonk, dan Mauro Zijlstra sejak awal, lini depan tetap tumpul dan finishing buruk.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kegagalan tim nasional.

“Kami mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Hasil ini mengecewakan, tapi menjadi pelajaran besar bagi kami. Evaluasi total akan dilakukan agar tim kembali ke jalur yang benar,” kata Erick.

Ia menegaskan perubahan taktik dan sistem permainan butuh waktu, namun menekankan pentingnya konsistensi arah pembangunan tim.

“Kami tidak boleh kehilangan arah dan semangat. Piala Dunia 2026 bukan akhir, tapi awal untuk memperkuat fondasi sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Pelatih Patrick Kluivert mengaku kecewa berat atas hasil ini. Meski begitu, ia memuji mental pemain yang tetap berjuang hingga akhir.

Sementara Ole Romeny dan Jay Idzes menegaskan bahwa kegagalan ini bukan akhir, melainkan awal proses menuju tim yang lebih solid.

Dengan dua kekalahan di Jeddah, Indonesia menutup perjalanan di posisi juru kunci grup dan dipastikan gagal melaju ke putaran kelima.

PSSI kini dihadapkan pada keputusan penting: melanjutkan proyek jangka panjang bersama Kluivert atau melakukan perubahan besar jelang siklus kualifikasi berikutnya. (ek)