JAKARTA — PT Nindya Karya (Persero) resmi ditetapkan sebagai pemenang tender proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) untuk pembangunan delapan tower hunian vertikal bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Nilai Tender dan Skema KPBU
Proyek yang berlokasi di Wilayah Perencanaan 1A Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN itu memiliki nilai biaya modal awal atau capital expenditure sebesar Rp2,43 triliun. Dalam dokumen lelang, nilai biaya operasional sepanjang masa konsesi juga dipatok Rp2,49 triliun.
Berdasarkan penetapan pemenang tender oleh Panitia KPBU IKN, Nindya Karya menjadi badan usaha pelaksana untuk pembangunan delapan rumah susun tersebut. Skema pengembalian investasi akan menggunakan availability payment dari pemerintah selama masa konsesi.
Dokumen proyek juga mencantumkan masa konsesi selama 11 tahun 3 bulan. Hunian vertikal ini menjadi salah satu paket infrastruktur strategis untuk mendukung kebutuhan tempat tinggal aparatur di kawasan pemerintahan baru itu.
Baca juga: Kemenko Polkam Perkuat Infrastruktur Telekomunikasi dan Keamanan Siber di IKN.








