Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kaltim

Wali Kota Balikpapan Sidak Stok Beras, Tegaskan Aman dan Minta Warga Tak Panik

517
×

Wali Kota Balikpapan Sidak Stok Beras, Tegaskan Aman dan Minta Warga Tak Panik

Sebarkan artikel ini
Foto: Istimewa

Balikpapan – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap ketersediaan beras di kota ini, Senin (11/8). Langkah tersebut diambil menyusul munculnya kekhawatiran sebagian warga terkait isu beras oplosan dan potensi kelangkaan yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.

Dalam sidak yang dilakukan bersama jajaran terkait, Rahmad memeriksa kondisi stok di sejumlah gudang distributor hingga gudang Bulog. Di salah satu distributor, ia menemukan stok beras mencapai 75 ton dengan varian ukuran kemasan yang siap dipasarkan. Sementara itu, di gudang Bulog Balikpapan terdata sekitar 8.000 ton beras tersimpan rapi, menunggu proses distribusi ke pasar dan masyarakat.

Example 300x600

Rahmad menegaskan bahwa secara umum, ketersediaan beras di Balikpapan berada dalam kondisi aman dan terkendali. Ia meminta warga untuk tidak panik atau melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang justru bisa memicu masalah baru dalam rantai pasokan.

“Kelangkaan yang sempat terjadi di beberapa titik murni disebabkan faktor distribusi, bukan karena stok yang menipis. Insya Allah stok beras kita di Balikpapan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar warga tetap bijak dalam berbelanja kebutuhan pokok, serta tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, pemerintah bersama Bulog terus memantau pergerakan harga dan distribusi beras, sehingga apabila ada kendala di lapangan dapat segera ditangani.

Sidak ini juga menjadi tindak lanjut dari pengecekan yang pernah dilakukan pemerintah kota beberapa waktu lalu terkait dugaan beras oplosan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan beras yang beredar layak konsumsi, aman, dan sesuai standar.

Rahmad menutup sidak dengan mengimbau semua pihak, mulai dari pelaku usaha, distributor, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kestabilan pasokan dan harga beras di Balikpapan. “Kita semua punya peran. Pemerintah mengawasi, distributor menyalurkan, dan masyarakat membeli secukupnya sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Dengan jumlah stok yang ada saat ini, Pemkot Balikpapan optimistis pasokan beras tetap mencukupi hingga beberapa bulan ke depan, termasuk menghadapi potensi lonjakan permintaan pada momen tertentu seperti hari besar keagamaan dan akhir tahun. (ek)