Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kaltim

Kebakaran Hebat di Gang Masjid Samarinda Hanguskan Enam Bangunan, Dua Warga Cedera

5
×

Kebakaran Hebat di Gang Masjid Samarinda Hanguskan Enam Bangunan, Dua Warga Cedera

Sebarkan artikel ini
suasana pasca kebakaran pertama belum lama ini (Foto : Istimewa)

Samarinda, Lamdak — Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid, Blok I dan H, RT 46, Kelurahan Pelita, Samarinda Ilir, pada Kamis (23/4/2026) siang. Sedikitnya enam bangunan hangus terbakar dalam peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik.

Api disebut mulai terdeteksi sekitar pukul 14.30 Wita oleh relawan yang kebetulan melintas di dekat lokasi. Awalnya, relawan melihat kepulan asap tipis dan menduga ada kabel yang terbakar. Namun saat didekati, api sudah membesar di bagian atas rumah warga dan dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berdempetan.

Example 300x600

“Awalnya saya kira hanya asap kabel. Tapi setelah dicek, ternyata api sudah membesar di rumah warga, terutama di bagian atas,” kata relawan ITS, Mulyadi, di lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, mengatakan akses menuju titik api menjadi kendala utama. Jalan yang sempit membuat mobil damkar besar tak bisa masuk, sehingga penanganan lebih banyak mengandalkan unit kecil dan mesin portabel milik relawan.

“Jalan menuju lokasi sangat sempit, sehingga mobil Damkar besar tidak bisa masuk. Penanganan lebih banyak mengandalkan unit kecil dan mesin portabel milik relawan,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan sementara, lima rumah tunggal dan satu bangunan bangsal tiga pintu terbakar. Dua bangunan lain di sekitarnya juga ikut terdampak. Total ada 10 kepala keluarga atau 38 jiwa yang terkena imbas kejadian ini. Dua orang dilaporkan mengalami cedera ringan, masing-masing satu warga yang sesak napas dan satu relawan yang terluka di tangan saat membantu pemadaman.

Salah satu korban terdampak, Sanjaya, mengaku panik saat melihat api membesar. Ia tak sempat menyelamatkan seluruh dokumen penting miliknya. “Saya lagi tiduran di rumah terus bunyi kretek-kretek saya cek ternyata rumah di belakang kena duluan. Anginnya kencang banget api membesar,” kata Sanjaya.

Sebanyak 13 unit mobil tangki dari Disdamkar dan PMK swasta serta 26 mesin portabel dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar satu jam kemudian. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki aparat kepolisian, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.