Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membantu perbaikan Jalan Syarifuddin Yoes, ruas penting yang menjadi akses menuju bandara dan jalur mobilitas harian warga. Langkah ini diambil karena kerusakan di ruas tersebut sudah mengganggu kelancaran lalu lintas, meski kewenangan jalan berada di pemerintah pusat.
Rencana itu muncul setelah Pemkot Balikpapan melakukan konsultasi dan mendapat pendampingan pengawasan dari pihak balai. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menilai dukungan daerah perlu diambil agar penanganan jalan tidak menunggu terlalu lama.
Kenapa Jalan Syarifuddin Yoes jadi prioritas
Jalan Syarifuddin Yoes bukan sekadar jalur penghubung antarkawasan, tetapi juga akses vital ke bandara. Jika kerusakan dibiarkan, dampaknya bisa meluas ke arus kendaraan, waktu tempuh, hingga aktivitas ekonomi di sisi timur kota.
“Proyek tersebut saat ini telah melalui proses konsultasi dan mendapat pendampingan pengawasan dari pihak balai,” kata Rahmad Mas’ud dalam penjelasan yang beredar publik.
Langkah Pemkot dan dampaknya
Dengan skema APBD, Pemkot Balikpapan berharap perbaikan bisa berjalan lebih cepat sambil tetap mengikuti prosedur teknis yang berlaku. Bagi warga, langkah ini penting karena ruas tersebut berperan langsung dalam konektivitas kota dan pelayanan publik.
Untuk pembaruan lain seputar daerah, pembaca bisa melihat juga kanal Kaltim Lamdak. Rincian awal laporan publik terkait rencana ini juga dapat dibaca di Tribunkaltim.








