Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EkonomiIKN

Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 74,54 Triliun, Otorita Buka Kolaborasi dengan Pemda

15
×

Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 74,54 Triliun, Otorita Buka Kolaborasi dengan Pemda

Sebarkan artikel ini
Pembangunan kawasan yudikatif di IKN, ilustrasi investasi swasta Nusantara
Pembangunan kawasan yudikatif di IKN yang menjadi penanda geliat investasi swasta di Nusantara.

Investasi swasta yang masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bertambah. Hingga kini, nilai komitmen yang sudah mengalir ke kawasan ibu kota baru itu mencapai Rp 74,54 triliun. Otorita IKN menyebut arus modal tersebut menjadi penopang penting selain APBN, skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), dan hibah.

Rp 74,54 Triliun Mengalir ke IKN

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya bertumpu pada satu sumber pembiayaan. Selain investasi swasta, proyek-proyek di kawasan tersebut juga dibiayai melalui APBN, KPBU, serta hibah.

Example 300x600

“Kami selalu melayani investor yang masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nantinya akan ada insentif fiskal,” ujar Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Selasa (11/8/2026).

Basuki juga menekankan bahwa kolaborasi lintas daerah perlu dibuka agar ekosistem ekonomi di IKN tumbuh lebih cepat. Dari skema KPBU, nilai proyek yang sudah tercatat disebut mencapai Rp 134,22 triliun.

Kolaborasi Daerah Jadi Kunci

Peluang kerja sama tidak dibatasi pada investasi semata. Otorita IKN juga membuka ruang kolaborasi di sektor penyediaan barang dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, hingga pariwisata.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik peluang itu. Ia menilai pembangunan yang dikerjakan secara kolaboratif bisa memperluas manfaat IKN ke daerah lain, sekaligus memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk masuk ke rantai aktivitas ekonomi baru.

“Kami membangun Jawa Tengah secara kolaboratif dengan merangkul seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat,” ujar Luthfi.

Sinyal Positif untuk Nusantara

Masuknya investasi swasta dalam skala triliunan rupiah menjadi sinyal bahwa IKN masih menarik bagi pelaku usaha. Di sisi lain, pemerintah daerah juga tampak mulai mencari posisi untuk ikut terhubung dengan agenda pembangunan Nusantara.

Lamdak sebelumnya juga mencatat kerja sama Otorita IKN dengan PNM untuk penguatan UMKM di kawasan ini. Baca juga: Otorita IKN Gandeng PNM Perkuat UMKM di Nusantara

Untuk konteks kawasan dan perkembangan resmi pembangunan, pembaca juga bisa melihat laman Otorita IKN.