Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaKaltim

Kloter Pertama Debarkasi Haji Balikpapan Tiba, 9 Jemaah Wafat di Tanah Suci

27
×

Kloter Pertama Debarkasi Haji Balikpapan Tiba, 9 Jemaah Wafat di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
Jemaah haji debarkasi Balikpapan tiba di area layanan pemulangan di Bandara SAMS Sepinggan, Minggu 7 Juni 2026.
Jemaah haji debarkasi Balikpapan tiba di area layanan pemulangan di Bandara SAMS Sepinggan, Minggu (7/6/2026).

LAMDAK.CO, BALIKPAPAN — Kloter pertama debarkasi haji Balikpapan tiba di Bandara SAMS Sepinggan pada Minggu malam, 7 Juni 2026, membawa 360 jemaah asal Samarinda. Kedatangan ini menandai dimulainya pemulangan jemaah melalui Embarkasi Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung bertahap hingga 30 Juni 2026.

Di balik momen kepulangan itu, panitia juga menyampaikan kabar duka. Kepala Kantor Kementerian Haji Balikpapan, Suharto Baijuri, mengatakan hingga hari tersebut ada sembilan jemaah dari wilayah debarkasi Balikpapan yang meninggal dunia di Tanah Suci. Enam di antaranya berasal dari Kalimantan Timur, sementara masing-masing satu orang berasal dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Utara.

Example 300x600

“Sampai hari ini, jemaah haji asal Kaltim yang meninggal dunia ada enam orang,” ujar Suharto Baijuri di Bandara SAMS Sepinggan, Minggu (7/6/2026).

Mayoritas jemaah wafat berusia di atas 65 tahun

Suharto menyebut tiga dari sembilan jemaah yang wafat merupakan perempuan, sedangkan sisanya laki-laki. Menurut dia, mayoritas memiliki faktor risiko yang mirip, terutama gagal jantung dan hipertensi, serta umumnya berusia di atas 65 tahun.

Pada kloter pertama saja, terdapat dua jemaah yang meninggal dunia sebelum jadwal kepulangan. Kondisi ini membuat proses debarkasi haji Balikpapan tahun ini tidak hanya menjadi momentum reuni keluarga, tetapi juga pengingat bahwa layanan kepulangan perlu disertai perhatian terhadap kondisi kesehatan jemaah lanjut usia.

Bagi keluarga yang menjemput, perhatian terhadap barang bawaan juga penting. Lamdak sebelumnya menulis imbauan bagi jemaah soal larangan membawa air zamzam di dalam koper agar proses kedatangan berjalan lebih lancar.

Garbarata dipakai pertama kali saat debarkasi

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan tahun ini layanan debarkasi mendapat peningkatan karena untuk pertama kalinya menggunakan garbarata. Fasilitas tersebut sebelumnya dipakai saat proses keberangkatan 17 kloter embarkasi dan kini diterapkan pula untuk pemulangan.

“Tahun ini adalah tahun yang sangat spesial, ada peningkatan layanan dari kami, yaitu penggunaan garbarata,” kata Iwan.

Bandara juga menyiapkan kursi roda sesuai kebutuhan jemaah dengan akses lift untuk penanganan khusus. Menurut Iwan, koordinasi layanan telah dilakukan bersama Kementerian Haji, Garuda Indonesia, Gapura Angkasa, Angkasa Pura Indonesia, dan PPIH Embarkasi Balikpapan agar proses kedatangan kloter pertama berjalan lancar.

Rangkaian pemulangan jemaah haji melalui Embarkasi Balikpapan akan mencakup 17 kloter dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Informasi awal kedatangan kloter pertama ini juga termuat dalam laporan kedatangan debarkasi haji Balikpapan yang menjadi dasar perkembangan pagi ini.