Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BisnisKaltim

Investor China Kucurkan Rp5,2 Triliun di IKN, Bangun Apartemen hingga Kawasan Komersial

21
×

Investor China Kucurkan Rp5,2 Triliun di IKN, Bangun Apartemen hingga Kawasan Komersial

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi investasi China di IKN Nusantara — pembangunan apartemen dan kawasan komersial di ibu kota baru Kalimantan Timur

JAKARTA — Investasi asal Tiongkok di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menguat. PT Starbright International Investment melalui direkturnya, Lu Keming, menegaskan komitmen perluasan bisnis properti dan kawasan komersial di ibu kota baru tersebut dengan total investasi mencapai 2 miliar yuan atau setara Rp5,2 triliun.

“Kami mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang konsisten membuka ruang bagi investasi asing dalam pembangunan IKN,” ujar Lu Keming usai forum bisnis Indonesia–Tiongkok di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Example 300x600

Proyek Apartemen hingga Kawasan Ritel Mulai Berjalan

Perusahaan Lu Keming telah menandatangani kesepakatan dengan Otorita IKN sejak awal tahun 2026. Proyek pembangunan dilakukan secara bertahap, mencakup apartemen, kawasan ritel, hingga perkantoran di kawasan inti IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Menurut Lu, pengerjaan proyek berjalan lancar berkat dukungan infrastruktur dasar yang sudah tersedia. Fasilitas air dan listrik telah terhubung langsung ke lokasi proyek, sehingga mempercepat proses konstruksi dan mengurangi hambatan teknis di lapangan.

IKN Magnet Investasi Multinasional

Lu Keming menilai IKN memiliki karakter sebagai kota global baru yang terbuka bagi investor dari berbagai negara. Selain Tiongkok, investasi ke IKN juga datang dari Korea Selatan, Jepang, hingga Uni Emirat Arab.

“Total investasi Tiongkok di IKN saat ini sudah sekitar 2 miliar yuan. Angka ini kami perkirakan masih akan bertambah seiring datangnya proyek-proyek baru,” tambahnya.

Dalam konteks investasi asing di Indonesia, IKN dipandang sebagai magnet baru yang berpotensi menggeser pusat pertumbuhan ekonomi ke luar Pulau Jawa. Skema kerja sama lintas negara yang mulai terbentuk memperkuat posisi IKN sebagai destinasi investasi strategis.

Pembangunan IKN memasuki fase baru dengan semakin banyaknya investor asing yang merealisasikan komitmen mereka. Infrastruktur dasar seperti jalan, air, dan listrik yang sudah tersambung menjadi modal penting untuk menarik lebih banyak modal asing ke Kalimantan Timur.