Kunjungan 352 Ribu Orang Selama Libur Panjang
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dipadati pengunjung selama periode libur panjang. Berdasarkan data Otorita IKN, jumlah kunjungan mencapai 352.102 orang sepanjang 18–29 Maret 2026. Sementara itu, kendaraan yang masuk ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tercatat mencapai 80.105 unit, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi hingga bus.
Ramainya kunjungan menunjukkan besarnya rasa penasaran masyarakat untuk melihat langsung perkembangan pembangunan IKN. Sejumlah titik menjadi lokasi favorit pengunjung, di antaranya kawasan Istana Negara, Masjid Negara IKN, Jembatan Kaca di area glamping, Bendungan Sepaku Semoi, hingga Taman Kusuma Bangsa.
Tidak sedikit masyarakat yang datang untuk menikmati fasilitas publik dan ruang terbuka yang telah tersedia. Plaza Seremoni dan Plaza Bhinneka menjadi pusat aktivitas warga dengan berbagai pilihan kuliner, area interaksi publik, hingga hiburan yang semakin berkembang. Kawasan glamping dan Embung MBH juga menjadi alternatif lokasi kunjungan dengan konsep ruang terbuka yang dipadukan lanskap alam.
“Arsitektur yang Indah, Bersih, dan Nyaman”
Antusiasme kunjungan juga tercermin dari kesan yang disampaikan oleh pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri. Michael De Jong, turis mancanegara asal Belanda, menyampaikan apresiasinya terhadap konsep pembangunan Nusantara yang memadukan modernitas dengan keberlanjutan lingkungan.
“Arsitektur yang indah, bersih, dan nyaman untuk berjalan-jalan. Dan ini luar biasa, bahwa ada kota yang dibangun di tengah-tengah hutan, apalagi dengan konsep yang sangat modern. Dengan adanya kota ini, saya berharap pemerintah Indonesia dapat terus melindungi hutan yang indah ini dan hidup berdampingan dengan alam,” ujar Michael De Jong.
Hal serupa juga disampaikan Anke De Jong yang menilai bahwa Ibu Kota Nusantara merupakan destinasi yang layak dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat. “Saya pikir kota ini harus dilihat. Jika Anda berada di Kalimantan, Anda wajib meluangkan waktu untuk mengunjungi Nusantara, karena Nusantara ini sangat berbeda,” tuturnya.
IKN Jadi Magnet Wisata Baru
Salah satu pengunjung asal Kalimantan Utara, Sopiansah, turut mengungkapkan pengalamannya selama berkunjung ke Ibu Kota Nusantara untuk pertama kali. “Ini kali pertama kami ke IKN. Perjalanan kami ke sini memang sangat jauh, tetapi alhamdulillah sudah dimuluskan, apalagi kami melewati tol. Perjalanan pun terasa bagus dan nyaman,” ulasnya.
Di sisi lain, pembangunan kawasan Nusantara terus berjalan, termasuk penyelesaian sejumlah infrastruktur pendukung seperti pasar, fasilitas pendidikan, serta institusi pendidikan tinggi seperti Universitas Gunadarma dan Sekolah Taruna Nusantara sebagai bagian dari penguatan ekosistem kawasan.
Menutup rangkaian kunjungan tersebut, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak dalam mendukung pelayanan kunjungan masyarakat. Ke depan, Otorita IKN berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastruktur guna menjadikan Nusantara sebagai kota dunia yang layak huni dan berkelanjutan.
Baca juga: Iduladha Perdana di IKN: Ribuan Paket Kurban Dibagikan, Masjid Negara Nusantara Mulai Hidup








