Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kaltim

Karhutla Dekati IKN, Warga Kaltim Khawatir Kabut Asap dan ISPA

27
×

Karhutla Dekati IKN, Warga Kaltim Khawatir Kabut Asap dan ISPA

Sebarkan artikel ini
Kondisi kawasan Bukit Soeharto di sekitar IKN setelah karhutla September 2026
Kondisi kawasan Bukit Soeharto di sekitar IKN setelah karhutla September 2026. Foto: Otorita IKN via Mongabay.

LAMDAK.CO, PENAJAM PASER UTARA – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali menjadi sorotan setelah titik api dilaporkan mendekati kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada pertengahan September 2026. Api disebut berada di zona luar IKN, termasuk sekitar Wonotirto dan kawasan Hutan Lindung Bukit Soeharto, sekitar 30-40 kilometer dari kompleks inti pemerintahan.

Otorita IKN menyatakan area konstruksi pusat pemerintahan belum tersentuh api. Namun, kejadian itu memicu kewaspadaan warga di Penajam Paser Utara, Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara hingga Paser karena kabut asap mulai dirasakan di sejumlah wilayah.

Example 300x600

Otorita IKN Perkuat Patroli Karhutla

Juru bicara Otorita IKN, Danis H. Sumadilaga, mengatakan pemantauan dan patroli akan diperketat agar kebakaran tidak berulang.

“Hopefully, it won’t reoccur. We will have to conduct monitoring and patrols to ensure this fire doesn’t happen again,” kata Danis dalam pernyataan yang dikutip Mongabay.

Pada 14 September 2026, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga meninjau area terdampak bersama unsur penanggulangan bencana dan pihak IKN. Saat melihat asap di perbukitan, ia meminta petugas segera turun mencari jalur tercepat menuju titik api.

“Please coordinate with the firefighters, army, police. Find the quickest route,” ujar Raja Juli Antoni.

Kekhawatiran Warga: Kabut Asap dan ISPA

Karhutla IKN juga memunculkan kekhawatiran kesehatan. Mongabay mencatat warga di sekitar Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Samarinda dan Paser melaporkan kecemasan atas kualitas udara. Di Balikpapan, data dinas kesehatan setempat menunjukkan diagnosis penyakit pernapasan meningkat hampir 20 persen pada Agustus dibanding Juli, menjadi 1.361 kasus. Pejabat kesehatan tetap mengingatkan data itu belum otomatis membuktikan hubungan langsung dengan karhutla.

Sri Murlianti, dosen pembangunan sosial Universitas Mulawarman di Samarinda, menilai ukuran keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya dihitung dari gedung dan investasi.

“The measure of development success should not be just how many buildings are built, or how much investment is made. But whether the people living nearby have the most basic right — to breathe safe air,” kata Sri.

Dampak Sosial di Sekitar IKN

Asap juga menambah beban rumah tangga. Refinaya Jamiilfitriani, koordinator Mahardhika Samarinda Women’s group, menyebut perempuan dan keluarga rentan menanggung pekerjaan perawatan tambahan saat kualitas udara memburuk.

“Children cannot play freely outside, vulnerable members of the family require more attention, the house needs to be cleaned more frequently, and health needs monitoring,” ujar Refinaya.

Ia juga menyoroti pekerja harian, pedagang kecil, pengemudi ojek dan petani yang tidak selalu bisa tinggal di rumah meski kualitas udara memburuk.

Pemerintah daerah di Penajam Paser Utara menyebut fokus penanganan termasuk menyiapkan masker, membagikannya kepada warga, serta mengedukasi masyarakat agar mengurangi aktivitas luar ruangan saat asap menguat. Bagi warga Kaltim, karhutla di sekitar IKN menjadi peringatan bahwa perlindungan lingkungan, kesehatan publik, dan pembangunan ibu kota baru harus berjalan bersamaan.

Baca juga di Lamdak: Karhutla Betapus Samarinda terkendali, Kaltim tetap imbau masker karena udara tak sehat.

Rujukan tambahan: laporan Mongabay tentang karhutla di sekitar IKN.