Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Investasi Kukar Turun, Kawasan Industri Marangkayu Ditawarkan ke Investor 2027

33
×

Investasi Kukar Turun, Kawasan Industri Marangkayu Ditawarkan ke Investor 2027

Sebarkan artikel ini
Investasi Kukar dan kawasan industri Marangkayu untuk investor
Investasi Kukar turun ke Rp4–5 triliun pada semester II 2026. Pemkab menyiapkan kawasan industri Marangkayu untuk investor mulai 2027.

LAMDAK.CO, KUTAI KARTANEGARA — Nilai investasi Kukar berada di kisaran Rp4 triliun hingga Rp5 triliun pada semester II 2026, turun dibanding capaian beberapa tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyiapkan kawasan industri Marangkayu untuk menarik investor baru mulai 2027.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Alfian Noor, mengatakan penurunan itu ikut dipengaruhi perubahan cakupan wilayah setelah sejumlah kecamatan yang sebelumnya berkontribusi terhadap investasi Kukar masuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pernyataan tersebut disampaikan di Tenggarong pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Example 300x600

Investasi Kukar masih ditopang tambang dan perkebunan

Menurut Alfian, investasi Kukar masih didominasi sektor pertambangan dan perkebunan. Namun, sebagian kegiatan usaha belum beroperasi optimal sehingga pengembangan penanaman modal ikut tertahan.

“Sektor pertambangan dan perkebunan saat ini sebagian belum dapat beroperasi secara optimal karena RKAB dan sebagainya belum tersedia. Jadi, kemungkinan pengembangan investasi mereka juga masih tertahan,” jelas Alfian.

Kawasan industri Marangkayu disiapkan untuk investor

Pemkab Kukar menyiapkan kawasan industri Marangkayu sebagai salah satu lokasi yang akan ditawarkan kepada calon investor. Rencana itu berkaitan dengan kajian Bappeda Kukar mengenai pengembangan kawasan ekonomi khusus.

Promosi belum berjalan maksimal karena pemerintah daerah masih menyelesaikan penetapan kawasan dan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) yang disusun Disperindag Kukar.

“Mudah-mudahan tahun ini semuanya selesai, sehingga pada 2027 kita sudah bisa menawarkan kawasan-kawasan industri yang cukup siap untuk dikembangkan,” pungkas Alfian.

Langkah tersebut diharapkan memperluas sumber investasi Kukar dan mengurangi ketergantungan pada sektor yang masih menghadapi kendala operasional.

Baca laporan sumber mengenai investasi Kukar dan kawasan industri Marangkayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *