Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaKaltim

Gedung Jantung Terpadu RSKD Balikpapan Diresmikan, YJI Kaltim Ingin Layanan Makin Dekat

16
×

Gedung Jantung Terpadu RSKD Balikpapan Diresmikan, YJI Kaltim Ingin Layanan Makin Dekat

Sebarkan artikel ini
Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower RSKD Balikpapan
Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSKD Balikpapan.

LAMDAK.CO, BALIKPAPAN — Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan disambut positif oleh pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kalimantan Timur. Ketua YJI Kaltim Hj Wahyu Hernaningsih Seno menilai fasilitas itu akan membuat layanan jantung di Kaltim semakin dekat dengan masyarakat.

Wahyu menyampaikan rasa syukur karena pasien jantung di daerah kini memiliki fasilitas yang lebih lengkap tanpa harus jauh-jauh mencari penanganan ke luar Kalimantan Timur. Menurut dia, keberadaan gedung baru ini akan membantu mempercepat akses layanan sekaligus memberi harapan baru bagi keluarga pasien.

Example 300x600

Layanan jantung di Kaltim diharapkan makin dekat

Dalam peresmian yang digelar Rabu, 24 Juni 2026 itu, Wahyu menegaskan bahwa kehadiran Gedung Jantung Terpadu bukan hanya soal alat kesehatan yang lebih modern. Yang lebih penting, kata dia, adalah bagaimana fasilitas tersebut bisa meningkatkan peluang hidup pasien dan memberi ketenangan bagi keluarga.

Selama ini, pendampingan terhadap pasien penyakit jantung di Kaltim kerap membutuhkan rujukan ke RS Harapan Kita Jakarta. Dengan hadirnya layanan yang lebih terintegrasi di Balikpapan, masyarakat diharapkan bisa memperoleh penanganan yang lebih cepat dan lebih dekat.

YJI Kaltim dorong kolaborasi dan edukasi pencegahan

Wahyu juga menekankan pentingnya kolaborasi antara YJI Kaltim dan RSKD Balikpapan. Menurutnya, kerja sama itu tidak berhenti pada diagnosis dan pengobatan, tetapi juga harus menyentuh edukasi serta pencegahan penyakit jantung di tengah masyarakat.

Ia ingin peran klub jantung sehat di berbagai daerah di Kaltim semakin dimaksimalkan. Edukasi mengenai pentingnya olahraga teratur, pola hidup sehat, dan deteksi dini disebut perlu terus digencarkan agar angka kasus penyakit jantung bisa ditekan.

Dalam konteks layanan kesehatan di daerah, Lamdak sebelumnya juga menyoroti Viral Dugaan Malpraktik di RSUD AWS Samarinda: Kawat 2 Cm Tertinggal di Jantung Pasien sebagai pengingat bahwa layanan jantung di Kaltim selalu layak mendapat perhatian serius.

Rincian awal peresmian Gedung Jantung Terpadu ini pertama kali dilaporkan oleh Vivaborneo.com. Bagi YJI Kaltim, yang paling penting sekarang adalah memastikan fasilitas baru ini benar-benar dimanfaatkan untuk memperkuat layanan dan keselamatan pasien.