Balikpapan, Lamdak — Pasar Sepinggan Balikpapan mulai beroperasi setengah hari sebagai bagian dari penataan awal setelah kebakaran yang melanda kawasan itu pada Jumat (31/7/2026). Aktivitas jual beli dibatasi hingga tengah hari agar alat berat dan petugas kebersihan leluasa bekerja di area terdampak.
Buka lebih singkat agar pembersihan berjalan
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar mengatakan pembatasan jam operasional dibutuhkan untuk memberi ruang bagi proses pembersihan. “Pembatasan ini untuk memberi ruang bagi alat berat dan petugas pembersihan,” ujarnya seperti dikutip dari laporan ANTARA.
Ia menambahkan pedagang tidak dipindahkan keluar dari kawasan pasar. Para pedagang tetap berjualan, tetapi diminta menata lapaknya lebih ke dalam supaya jalur kendaraan dan petugas tetap terbuka. “Barang dagangan diminta ditempatkan lebih ke dalam supaya akses kendaraan tetap terbuka,” kata Haemusri.
Pedagang berharap pasar cepat normal
Di lapangan, sejumlah pedagang berharap penanganan bisa berlangsung cepat agar arus pembeli kembali ramai. Seorang pedagang sayur menyampaikan, “Yang penting pasar cepat dibersihkan dulu. Kami bisa jualan lagi seperti biasa.”
Penataan awal ini juga menjadi dasar rapat lanjutan yang dipimpin Wali Kota Balikpapan. Pemerintah kota disebut akan membahas tahapan pembersihan sisa material, pengaturan jalur, dan penataan ulang kawasan terdampak agar aktivitas ekonomi bisa pulih lebih cepat.
Kebakaran Pasar Sepinggan sendiri membuat banyak kios terdampak dan aktivitas perdagangan berhenti total sejak kejadian. Sejumlah pedagang masih bertahan di area luar pasar sambil menunggu penataan berikutnya selesai.
Untuk konteks tambahan, lihat laporan ANTARA: Pasar Sepinggan buka setengah hari usai kebakaran.
Sebagai bacaan lanjutan, Lamdak juga pernah menulis soal peluang ekonomi lokal di Balikpapan dalam artikel Alimuddin Dorong UMKM Balikpapan Jemput Peluang IKN, Jangan Cuma Menunggu.








