PENAJAM PASER UTARA — Pembangunan rumah susun untuk aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, hampir rampung. Berdasarkan laporan terbaru, progres fisik proyek tersebut telah mencapai 97,57 persen.
Progres rusun ASN dan MBR di IKN
Proyek rusun ASN dan MBR di IKN menjadi bagian dari penyediaan hunian bagi warga yang akan beraktivitas di kawasan Nusantara. Capaian 97,57 persen menandakan pekerjaan telah memasuki tahap akhir sebelum bangunan diserahterimakan dan digunakan sesuai peruntukannya.
Pembangunan hunian ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal yang layak, terjangkau, dan berada dekat dengan pusat kegiatan pemerintahan serta layanan publik di IKN.
Hunian mendukung aktivitas di Nusantara
Selain mengejar penyelesaian konstruksi, tahap akhir proyek perlu memastikan kelengkapan utilitas, akses lingkungan, keselamatan bangunan, dan kesiapan fasilitas pendukung. Aspek tersebut menentukan apakah rusun dapat langsung dihuni setelah pekerjaan utama selesai.
Pemerintah juga perlu menjaga agar pemanfaatan rusun ASN dan MBR berjalan tepat sasaran. Ketersediaan hunian yang terintegrasi dengan transportasi dan layanan dasar akan berpengaruh terhadap kenyamanan penghuni sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan IKN.
Perkembangan pembangunan IKN dan kebijakan hunian di Nusantara menjadi perhatian publik karena berkaitan langsung dengan perpindahan aktivitas pemerintahan serta kebutuhan masyarakat di kawasan penyangga. Informasi resmi mengenai perkembangan IKN dapat dipantau melalui kanal Otorita Ibu Kota Nusantara.








