BONTANG — Imam Masjid Al-Muhajirin di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, diserang orang tak dikenal saat hendak memulai salat Subuh berjemaah pada Jumat (23/10/2026).
Serangan terjadi ketika imam mengangkat takbir pertama. Pelaku yang berada di barisan depan menyerang dari belakang hingga korban mengalami luka di bagian leher. Jemaah kemudian menolong korban dan mengamankan pelaku yang sempat berusaha kabur.
Kronologi imam masjid Bontang diserang
Pelaku dibawa ke Polres Bontang untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk identitas dan kondisi kesehatan orang tersebut.
Kapolsek Bontang Selatan Iptu Hadi Ismoyo mengatakan pelaku belum diketahui memiliki kartu tanda penduduk dan polisi masih berupaya mencari keluarganya.
“Informasi sementara dia orang dengan gangguan jiwa. Tapi harus ada keterangan medisnya. Mau dibawa ke RSUD,” kata Hadi, seperti diberitakan Radarkaltim.co.
Korban masih menjalani pemeriksaan medis
Imam Masjid Al-Muhajirin masih menjalani pemeriksaan medis akibat luka pada bagian leher. Polisi belum menyampaikan kondisi terbaru korban secara rinci.
Hadi menegaskan pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan terhadap pelaku diperlukan sebelum polisi mengambil langkah berikutnya. Karena itu, dugaan gangguan kejiwaan belum dapat disimpulkan sebelum ada keterangan medis.
Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Bontang Selatan dan Polres Bontang. Informasi mengenai motif, identitas pelaku, serta kondisi korban akan menunggu hasil pemeriksaan resmi.
Baca juga: kronologi penyerangan imam Masjid Al-Muhajirin yang diberitakan Radarkaltim.co.
Baca juga: berita hukum terbaru di Lamdak.








