Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

80 Usahawan Muda Kutai Timur Dibina Jadi Penggerak Ekonomi Baru

20
×

80 Usahawan Muda Kutai Timur Dibina Jadi Penggerak Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini
Pelatihan usahawan muda Kutai Timur oleh Pemkab Kutim dan KPC untuk penggerak ekonomi lokal

LAMDAK.CO, KUTAI TIMUR — Program pembinaan usahawan muda Kutai Timur kembali menjadi sorotan setelah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) menjaring 80 peserta untuk disiapkan sebagai penggerak ekonomi baru berbasis potensi lokal.

Kegiatan yang berlangsung sejak Agustus 2026 itu diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha, pengembangan produk, jejaring bisnis, serta kemampuan pelaku muda agar tidak hanya bergantung pada sektor ekstraktif. Antara melaporkan program ini mulai memasuki tahap pembinaan pada September 2026.

Example 300x600

Usahawan muda Kutai Timur dipacu bangun ekonomi lokal

Staf Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Timur, Juniarti, mengatakan program tersebut memberi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan ide dan potensi usaha yang dimiliki.

“Program ini sekaligus menjadi upaya memperkuat ekosistem usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kutai Timur,” ujar Juniarti di Sangatta, Senin (21/9).

Menurut Juniarti, peserta diberi kesempatan meningkatkan kemampuan kewirausahaan, mengembangkan produk, dan membangun jejaring usaha yang dapat menopang pengembangan bisnis mereka.

Kolaborasi pemerintah daerah dan KPC

Pemkab Kutai Timur memandang pengembangan wirausaha muda sebagai bagian dari upaya memperluas sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keterlibatan KPC ditempatkan sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kewirausahaan dan UMKM.

Program ini juga melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kontraktor lokal sehingga para peserta diharapkan terhubung dengan ekosistem ekonomi yang sudah berjalan di Kutai Timur.

Dalam konteks ekonomi daerah, penguatan pelaku UMKM juga sejalan dengan kebutuhan memperluas dampak pertumbuhan di Kalimantan Timur. Lamdak sebelumnya mencatat dorongan penguatan UMKM lokal di PPU dan Kukar melalui pembukuan digital dan akses modal.

Rujukan pemberitaan awal dapat dibaca melalui ANTARA Kaltim.